Nasional

Rapat Penanganan Karhutla: Presiden Prabowo Soroti Penegakan Hukum dan Penurunan Kebakaran

Redaksi
×

Rapat Penanganan Karhutla: Presiden Prabowo Soroti Penegakan Hukum dan Penurunan Kebakaran

Sebarkan artikel ini
Rapat Karhutla: Prabowo Soroti Penegakan Hukum dan Penurunan Luas Kebakaran
Dok. Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas penanganan Karhutla melalui konferensi video dari kediamannya di Hambalang/Foto: BPMI Setpres)

FaktaID.net – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih secara virtual dari kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada akhir pekan.

Rapat ini difokuskan pada evaluasi dan pemantauan perkembangan terkini terkait pencegahan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi meningkat akibat cuaca panas ekstrem.

Dalam keterangan tertulis, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden menyampaikan apresiasi kepada kementerian teknis dan seluruh tim yang telah bekerja dalam upaya mitigasi karhutla.

Baca Juga :  Sri Mulyani Umumkan Seleksi Ketua dan Anggota DK LPS 2025–2030

“Presiden memberikan apresiasi kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan kementerian terkait lainnya, serta tim penanggulangan kebakaran hutan dan lahan atas usaha yang telah dilakukan untuk pencegahan dan penanganan kebakaran hutan di Tanah Air,” tulis Seskab Teddy, dikutip Senin (4/8).

Lebih lanjut, Presiden juga menyoroti data yang menunjukkan penurunan luas kebakaran hutan dan lahan secara signifikan dalam dua tahun terakhir.

Menurut data yang dipaparkan dalam rapat, sepanjang 2024 tercatat luas kebakaran mencapai sekitar 376.805 hektare, turun sebesar 33,3% dibanding tahun sebelumnya. Hingga Agustus 2025, total luas karhutla bahkan tercatat hanya 8.955 hektare.

Baca Juga :  Kejagung Kembali Tembak Jatuh Drone Saat Melintas di Area Gedung Utama

Selain memuji capaian tersebut, Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya penegakan hukum terhadap para pelaku pembakaran hutan dan lahan secara konsisten.

“Penegakan hukum juga terus dilakukan terhadap pelaku pembakar hutan dan lahan. Presiden Prabowo mengingatkan Tim Karhutla di pusat dan daerah untuk tetap waspada. Berdasarkan data BMKG, kemarau masih akan terjadi sampai akhir bulan Agustus 2025,” ungkap Seskab Teddy.

Presiden pun mengingatkan seluruh elemen terkait agar tetap siaga menghadapi potensi karhutla lanjutan, mengingat puncak musim kemarau diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir bulan ini. (DR)