FaktaID.net – Polisi mengungkap motif di balik kasus penikaman terhadap Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei. Dari hasil pemeriksaan, dua tersangka mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena dilatarbelakangi rasa dendam pribadi terhadap korban.
Dendam itu muncul lantaran para pelaku meyakini bahwa Nus Kei merupakan sosok yang berada di balik pembunuhan saudara mereka, Fenansius Wadanubun alias Dani Holat. Peristiwa tersebut disebut menjadi pemicu utama hingga akhirnya keduanya merencanakan penyerangan.
“Motif pelaku adalah balas dendam. Kedua pelaku dendam karena korban Nus Kei adalah otak dibalik pembunuhan saudara kedua pelaku,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Maluku, Rositah Umasugi, Senin (20/4).
Lebih lanjut, berdasarkan pengakuan tersangka, pembunuhan terhadap Dani Holat terjadi pada tahun 2020 di kawasan Bekasi. Lokasi kejadian disebut berada di sekitar Apartemen Metro Galaxy Kalimalang.
Kabid Humas menjelaskan, hubungan antara pelaku dan korban yang saling mengenal turut memperkuat motif dendam tersebut. Hal inilah yang kemudian mendorong para tersangka melakukan aksi penikaman sebagai bentuk balas sakit hati atas peristiwa yang terjadi di masa lalu. (DR)






