“Contohnya adanya jalan tol fungsional di KM 76 yang langsung menuju KM 37 atau 34. Ini akan berdampak pada perubahan pola pengaturan lalu lintas di Tol Cikampek-Cipularang hingga ke wilayah Polda Metro Jaya,” ujar Irjen Agus pada Sabtu (1/3).
Selain itu, Kakorlantas juga mengimbau kepada para pengusaha transportasi untuk membatasi operasional kendaraan sumbu tiga ke atas selama Operasi Ketupat 2025.
Ia menjelaskan bahwa banyak masyarakat mengeluhkan kemacetan serta risiko kecelakaan akibat kendaraan berat yang mengalami rem blong atau kelebihan muatan.
“Kami sudah melakukan survei jalur dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk merumuskan solusi terbaik. Rencana ini juga akan dibahas lebih lanjut dalam rapat tingkat pusat,” tambahnya.






