Waka BGN Minta Pengawasan Ketat, Kepala Daerah Bisa Rekomendasikan SPPG Ditutup

Redaksi
Waka BGN Minta Pengawasan Ketat, Kepala Daerah Bisa Rekomendasikan SPPG Ditutup
Dok. Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang.

“Saya minta juga nanti dari Kodim, dari Polsek, dari Polres untuk ikut mengawasi,” ujarnya.

Nanik menegaskan bahwa kemarahannya didasari oleh kepedulian terhadap penggunaan anggaran negara yang dinilai tidak tepat sasaran.

“Pak, ini yang saya marah pak, bukan marah karena saya orangnya presiden, tapi saya marah karena ini uang rakyat,” tegasnya.

Baca Juga :  Polisi Pastikan Blackout Sumatera Bukan Sabotase, Investigasi Masih Berjalan

Ia juga menyoroti besarnya anggaran operasional dapur yang mencapai jutaan rupiah per hari, yang seharusnya diimbangi dengan fasilitas memadai sesuai standar.

“Karena saya berpikir 6 juta per hari ini bukan uang kecil, karena kalau 6 juta per hari itu ukurannya dapurnya 400 meter. Dengan alur yang benar, harus ada kamar mes, harus ada gudangnya 4, harus ada ipal,” paparnya.

Menurutnya, jika standar tersebut tidak dipenuhi namun operasional tetap berjalan, maka berpotensi menimbulkan kerugian negara yang signifikan.

Baca Juga :  Pembubaran Ditunda Pekan Depan, Halal Bihalal Jadi Agenda Timnas AMIN

“Nah kalau semua ini nggak menuhi terus tetap kita kasih, ini kan negara ruginya kayak apa pak? Sekarang kita ini mau efisiensi keadaan kayak begini,” pungkasnya. (DR)